Selasa, 22 Desember 2009 | By: Rizki Mufty

Yuhuuuu!!!! Kita kelas 8!!!!!

Gag terasa ya, udah setaon kita sama-sama di kelas 7.1 tertjinta ni. Hmm, besok bagi rapor truz ke kelas 8. Umm, kita semua bakalan naek gag ya???
Jam 08:00. Sebagian uda datang, sebagiannya belom. Kalo bagi rapor untuk naek kelas, kita ndiri yang ambil tanpa ngebawa orTu. Wadaaaaw!!!!!!! Kalo nilainya merah semua gimana????
Karena uda pusing mikirin naek ato enggagnya kita, Kevin, Kiki, Alya, Icut, Dara, Liza, Feby, Karin, Feby, sama Fira, mulai mikirin nasib ke depan kalo gag naek kelas.

Kevin : ”Hiii, gimana ni naseb kita???” (tampang kayag ijuk)
Liza : ”Ya keg gitu laah” (mu bunuh diri)
Karin : ”Tapi...kayagnya kita bakalan naek kelaz lah... (tampang PD)
Fira : ”Insya Allah.. Amiiin..” (tampang rileks abizz)
Febi :”...........” (tampang orang di PHK)
Alya : ”Fira pasti naek...(lemes+lesu+bingung)
Icut : ”Tulaaaah...” (pengen ikutan bunuh diri)
Kiki : ”Iiiii..” (ngelamun mikirin garis tangan ke depan)
Dara : ”SEMANGAAAAT!!!!! (Mata berbinar-binar)
Semua kecuali Dara : ”..................” (Bosan idup)

Tiba-tiba wali kelas kita lewat dengan senyum menggoda (huuu..huu...huu...). Kevin langsung stand up, Kiki langsung Get up, Liza langsung Go A Head!!!

Icut : ”Pak, kita naek semua gag??” (diatas kepala udah ada bintang-bintang)

Alya : ”Paaaaaaak...” (pala mu pecah)
Liza : ”Paaaaaaaaaaakk” (mulut udah ngeluarin busa: boong)
Si Bapak : ”Hmmm..” (sok misterius)
Fira : ”tenang...tenang... ”
Karin : ”Paaak...paaak...”
Feby : ”Mati lah kita...”
Kevin : ”Isss....gimana ni?”
Si bapak : ”hmmm ” (sok cool)

Oke. Bagus! Dengan sukses si bapak berhasil masang tampang misterius dan sempat bikin kita deg deggan. Tapi, jelas!!! KITA SEMUA NAEK KE KELAS 8 !!!! HAHHAHAAHAH!!!!! Ga tau bilang lagi, rasanya SEEENNAAANNGG!!! Jadi kaka kelas... yes yes yes. MANTAB!!!

Liat!!! Kayaknya Anak Baru...

Waktu tu pelajaran olgar alias olahraga. Hari tu ada ambil nilai kelenturan tubuh sama Pak Ramzi di lapangan sekolah.
Tapi, ada sesuatu yang bikin semua mata tertuju pada nya (Ceileee...).
Ada anak cowok yang berjalan ditengah-tengah lapangan sama Abangnya dan Bu Nargis ke arah osis. Hanya ada 2 kalimat untuknya, yang mana masing masing kalimat berisi 2 kata : 1. ”Waw Keren” 2. ”Mirip Cakka”.
Sebelumnya, kita semua pada gag nyangka kalo ternyata anak itulah yang akan menggantikan posisi Ilham dan Isfan di kelas. Anak itu juga yang nantinya akan berbicara bagaikan Isfan berbicara di kelas, kau kau gitu.

Waktu les sore, tiba-tiba Bu Nargis bilang maw ada murid baru yang yaah... cakep laah yang akan menyaingi anak-anak cow’ di kelas Vii-i. Kami mwa langsung ingat dengan anak laki-laki tu. Dan Bu Nargis hanya tersenyum penuh arti dan penuh tanda tanya.

Seminggu kemudian...
Waktu tu pelajaran kesenian. Kita semua lagi pada belajar di luar sama Bu Ernawati. Waktu tu kita lagi pada latihan maenin recorder (Alias suling, tapi beda). Sibuk ngulang-ngulang nada lagu ”Tukang Kayu” di TB (Taman Baca). Ada yang berkelompok-kelompok, ataw sekedar hijrah dari satu kelompok ke kelompok yang laen.
Sebagian dari kami ada yang udah masok kelas, karena cuaca emang rada panas. Biasa takot item (Padahal udah item).
Nah, tiba-tiba Bu Mala, wakil kesiswaan yang lagi jalan berenti di samping kami. Daaaaaan.... semua mata pun tertuju padanya. Eitzz, bukan pada Bu Mala tapi somebody yang dibelakangnya.
”AYO TEBAK SIAPAKAH DIA????”
Dia adalah si anak baru (yang jalan ditengah lapangan) yang menurut gossip kagag jelas, katanya dia cuakep abiiizz....
Abiztu terjadilah percakapan singkat antara kami (Sekelompok siswi vii-1) dan Buk Mala.
”Kalian kelas Vii-I kan?? Ayok, masok kelas dulu!”
”Kenapa Buk? (Tanyak kami, purak-purak telmi)”
”Masok dulu!” (Kata Buk Mala, sambil teros jalan didepan anak baru tu)
Nah, tanpa basa-basi kami mwa langsung cab0t alias jingkrak-jingkrak lari melewati Buk Mala dan si anak baru dari TB menuju kelas kami tercinta, langsung bawa kabar hot yang paling uuuwwwWWWWaaahhh (jangan lama-lama, bau!) ke anak laki-laki dan Bu Ernawati yang lagi memainkan recordernya....
Dan, si anak baru itu pun masuk, bersalaman ke mwa anak cow’ dan dudok dibangkunya.
Namanya Mirzan. M. Mirzan Ramadhan. Pindahan dari Medan. Pindahan dari Smp Harapan.
Tapi sayang kaaali tu anak baru, gag ada kawannya!! Ntah kenapa, semwa anak cow gag peduliin dia sama sekali. Alhasil, tuh anak Cuma dudok berpangku tangan di kelas sampe di lab Komputer. Tapi yaaah.... Di Dunia ini masih banyak orang orang yang pemurah yaitu Liza, Karina, Feby, dan Dara. Mereka ber-4 langsung bilang ma anak cow khususnya Riski sang ketwa kelas, supaya si anak baru tu alias Mirzan dipeduliin kek, atau diajak ngomong kek. Dan, akhirnya berhasil. Kevin pun mencoba dekatin tuh anak baru. Ngajak basa-basi dikit, ngomong dan akhirnya ngajak jajan.


Daaaannn.... Walaupun Mirzan udah hadir ditengah-tengah kami mwa, tapi, tetep aja Ilham dan Isfan gag bisa tergantikan.

Tapi tetep aja kok, kami ngucapin ”THaNK YoU” bwat Mirzan karena udah milih spenxa buat dia berlabuh (ceileeee... Puitis nyaaa), dan mengukir sejuta cerita menarik tentunya sama kami semua....
4-EveR FrieNDs at VII-I...


NB: Ternyata Mirzan gag mirip dengan Cakka kayak yang pertama kali kami liat, ternyata dia manusia byasa bertampang normal alyas 50 % keren 50 % buruk rupa. Dia bertampang Cakka kalo dilyat dari jawh... jaaauuuuuuuuhh sekali.......

Coretan di Namanya

Sory ya, Kalo Pengalaman dibawah ini ditulis agak kaku (gag kaku-kaku kali laa). Karena harus disesuaikan dengan sikon.


Ilham. Dia kawan kami semua. Kami semua senang kawanan dengan dia. Anaknya pinter, baek, gag sombong walaupun papanya kepala ”jasaraharja”. Tapi, kami harus merelakan dia pergi (Ciyee..).
Sejak 3 hari sebelum hari yang sendu itu, ada banyak kabar yang senantiasa mengejar dan terus mengejar kami, warga VII-1. Kabar itu cukup singkat hanya ada 3 kata. ”Ilham Mau Pindah”. Gag ada yang tau kebenaran kabar itu. Sebagian dari kami percaya dan sebagian lagi nggag. Waktu itu, Ilham masih tutup mulut rapat-rapat. Gag mau bicara banyak.
Tapi, waktu itu, hari itu, kabar itu semakin menjadi-menjadi, semakin berkobar-kobar dikelas Vii-1. Gag ada yang tau dari mana, yang jelas waktu tu, ilham gag datang. Udah jam 9 ilham gag datang-datang jugag.
Hari tu hari senin. Tanggal dan bulan berapa udah lupa, yang jelas taon 2009. Waktu tu ada rapat guru, yang mana kita semua pada gag belajar. Kayak biasa, kita semua asik katawa-ketawa dikelas. Sambil buat tugas dari Pak Rusydi, wali kelas kami.
Tiba-tiba sosok itu datang, sosok yang telah kami tunggu-tunggu. Ilham. Dia lewat didepan kelas kami, di depan kelas dia jugag, sama ibunya dan laki-laki yang bertubuh tegap.
Ilham masok kelas . Spontan terdengar suara bising yang muncul dari mulut-mulut kami. ”Ilhaaammm....Ilhaaamm....Pindah yaaaa????? Jeeeeh....”
Kami tau, itu kali terakhir kami dan Ilham jumpa, itu jugag kali terakhir kami dan ilham bicara, dan itu jugag kali terakhir kami dan Ilham saling bersalaman (Ciyee...Puitis ni yeee..).
Dengan cepat Ilham memberikan bungkusan berplastik itam. Kita semua gag peduli dengan bungkusan itu, tapi kita peduli Ilham.
Ilham pun mulai bicara di depan kelas. Mulai bilang kalo dia harus pindah, pindah ketempat yang namanya ”Yogya”. Katanya karena Papanya pindah tugas.
Tapi... Apa Ilham, kawan kami yang kami cintai itu harus pergi? Pergi dari kelas kami, pergi dari sejuta impian dan seribu satu cerita di Vii-1 ini??
Ilham mulai berjalan dari satu bangku ke bangku yang laen. Berjalan menyalami kami, teman-temanya satu persatu. Liza sempat ngeluarin cairan dari matanya yang dibingkai kaca mata itu, Feby ikut-ikutan.
Ilham keluar kelas. Kami semua melambaikan tangan-tangan kami. Mengatakan ”Dada!!” Untuk yang terakhir kalinya sama Ilham.
Tapi, Kami tau kok, suatu saat nanti, Kami akan kembali, kembali bersama. Tentunya sama Ilham. Teman kebanggaan kami.



Bungkusan yang dikasi Ilham yang ternyata isinya wafer-wafer kayak Tanggo, Oreo dan laen-laen bersih kami sikat sama-sama. Tentunya make’ acara : ”Jeeeh...Aku kok gag di tinggalin, Aku kok gag kebagian Oreo, Aku kok Cuma dikit, dan laen-laen.
Tapi, itulah sensasinya.



Sampe’ sekarang, Kami masih teros telponan sama Ilham. Masih sering komen-komen di fs. Risky juga masih setia kirimin berita-berita dari VII-1 tercinta kami untuk Ilham, walaupun nama Ilham di absen kelas VII-I udah dicoret dengan tinta merah, tanda kepindahannya.







Giliran Isfan...

Rata-rata, murid cewe’ di VII-I pada gag suka semua sama Isfan. Isfan Syah Reza Cowok pindahan dari medan itu. Yang bicarnya batak-batak gitu lho...
Kau kau lah....
Nah, dia akhirnya juga harus pergi, pergi dari hadapan kami, pergi dari vii-1, tanpa alasan jelas.
Isfan. Padahal dia baru aja pindah ke Vii-i ini. Tapi kenapa harus pindah lagi? Walaupun kta-kita rada gag suka ma dia, tapi kita cukup sedih jugag waktu Isfan pindah. Tanpa alasan jelas tiba-tiba dia udah cabut dari spenxa.
Udah berhari-hari Isfan gag datang ke sekolah, tapi kita, seakan gag peduli apa-apa. Kita semua kira, dia sakit atau apalah....

Pagi itu... Qasthari, yang punya status kawan dekat isfan datang ke sekolah dengan bawa sejuta cerita dari hasil smsnya dengan Isfan.
Tiba-tiba, waktu qasthari masuk kelas dia langsung bilang gini dengan raut penuh tanda tanya : ”Aku tau semuanya tentang Isfan, dia pindah ke perconthan. Karena mamanya!! Tapi isfan gag bilang jelas sama aku!”
Isfan menghilang, menghilang ke percontohan. Menghilang ke smp yang prestasinya masih dibawah kami itu. Karena mamanya.
Feby cepat-cepat mengucapkan puji syukur pada Allah, karena dia sama sekali gag suka sama Isfan. Tapi, sebagian dari kami masih terus bertanya-tanya, kenapa Isfan??? Kenapa Isfan anak batak itu???? Kenapakah dia????
Dan kepergiannya pun cepat terlupakan bagi kami, tenggelam begitu saja seiring datanganya seorang anak batak juga.....Tanpa ada jejak sedikitpun. Walaupun sebagian dari kami terkadang masih smsan sama dia, tapi tetep aja gag ada yang tau, alasan sebenarnya dia pindah.
Dan anak baru itu pun hadir seolah menggantikan kepergian isfan dan ilham.

Habitat

Semua makhluk idup butuh habitat masing-masing.
Gitu juga dengan anak VII-I.
Habitat kami bukanlah tempat yang bersize besar atawpun kecil, cuma sepetak tempat yang sedang-sedang aja yang sering kami sebut dengan....
”KELAS”.....


Habitat VII-I adanya di deretan ke 3 paling ujung sebelah kiri gedung spenxa. Gag ada yang wah dari habitat kami ini. Bentuknya sama-sama petak kayak habitat penduduk lain. Sama-sama punya pintu masuk yang warnanya coklat, tRos sama-sama punya jendela gede-gede ala gedung belanda (Memang iya tauk! Dulunya ni sekolahan punya bekas rumah sakit jaman belanda... hiiii.... jangan-jangan....).
Nah, Yang pertama kali dijumpain kalow mau masuk habitat VII-I adalah tong sampah yang warnanya abu-abu item. Trus ketemu keset kaki yang berbulu-bulu coklat yang lumayan tebal. Selanjutnya, ada meja guru lengkap dengan kursinya.
Di meja guru, ada kalender yang udah penuh lingkaran tanda ultah kami semua, trus ada vas warna coklat yang di sebelahnya ada tempat spidol-spidol yang rata-rata pada kosong semua, karena gag ada yang maw ingisi tinta spidol. MALES. Cuma mira, cewek yang punya tampang bule’ yang maw ngisi tinta spidol. Dia rela mengotori tangannya (Cieeee...) demi mengisi tinta spidol spidol itu. Yaaak, beri acungan dua jempol untuk dya. Ada juga map yang isinya absen kita semua. Nah, ini tugasnya fira untuk ngisi-ngisi ni absen. Fira kan sekretaris. Yang terakhir ada taplak meja yang motifnya batek ato, ukiran, ato alaaah... gitulah pokoknya.
Abez tu, di habitat kami ini, ada 28 meja sama kursi-kursinya yang warnanya putih-putih.
Di dindingnya di tempelin daftar organisasi kelas, daftar piket, daftar pelajaran, kata-kata bijak orang besar dunia, peta, jam, burung garuda, sama kaligrafi (kaligrafi ni, buk JuPe yang buat, itu lho buk Julpinar!).
Kayak habitat laennya, habitat VII-I punya papan tules sama lemari tempat ngisi alat-alat, kayak superpel, semprot-semprot kaca, kaen lap, sama yang laen-laen laaah.... Banyak...
Di dekat pintu masuk habitat ada gantungan sapu-sapu sama pel yang dibawahnya ada ember warnanya lupa tempat air pel. Hiiii.... di balik-balik sapu-sapu tu menurut para saksi, ada banyak cicak yang bersarang disana!!!!!
Nah, disetiap meja ada sebuah laci yang berukuran sedang yang so pasti, selalu berisi sampah-sampah warga kelas. Sebenarnya bukan salah kami sepenuhnya kalo di setiap lacinya ada banyak sampah, itu mah udah jadi garis tangannya si laci (Dari sononya, memang rata-rata disetiap sekolah, kalo ada laci disitulah tempat sampah sampah bersarang.) Lagipula, warga vii-1 memang sangat kreatif dan inspiratif (basa-basi), makanya banyak menghasilkan sampah-sampah.
Di atas lemari, ada sebuah benda keramat (Ceileee...)! Warga Vii-1 sangatlah menjaga dan menyayangi benda tersebut. Benda tersebut adalah benda langka yang hanya dimiliki oleh Vii-1 yang pasti karena prestasi warganya. Benda itu mempunyai tinggi sedang, warna warni, dan terbuat dari besi (Yaa, gitulah... ntah besi, ntah logam, ntah apa.... pokonya kuning-kuning kek gitu...). dan kami biasa menyebutnya ”PIALA”. Ya, benda tersebut berada di tangan VII-1 karena habitat VII-1 adalah habitat terbersih dan ter TOP prestasinya di spenxa. Wah, wah, wah!!!
Nah, sekian berita habitat kami. Maaf kalau membosankan, maaf kalau tak menyenangkan, dan maaf kalau merugikan waktu kalian.
Salam jari tengah dan telunjuk!!!

Tokoh Pilihan Kita

B.Aceh\Kamar Liza\7 Febuari 2009, hari Rabu.
Nah.... kembali lagi ke tokoh utama kita! Feby.
Feby, dara manis kelahiran 24 Febuari 1996 ini punya sejuta cerita yang menarik untuk dibahas (ciyeeee...). Feby adalah anak perempuan yang selalu bergembira. Seyumnya sangat memukau dan mengukir gayannya yang EGP itu.
Namun, jangan salah! Walaupun ia memiliki gaya EGP yang khas ia sangat memikirkan bentuk jilbabnya dan keadaan wajahnya di setiap waktu. Tak heran bila ia selalu membawa cermin kecil bergambar hello kitty pink yang sudah buram di tempat pensilnya. Yang tak lain gunanya adalah untuk merapikan jilbabnya yang saat itu sudah hancur.
Feby juga cepat akrab dengan orang lain, sehingga membuatnya banyak memiliki teman (Penulis hanya berbasa-basi. Hehe.)
Feby yang memiliki nama lengkap Diah Febiarika Puteri ini adalah type anak yang lucu, dan menggemaskan. Itu membuatnya memiliki banyak teman yang menyukainya.
Feby memiliki hoby yang akhir-akhir ini sering di tekuninya. Dan alhasil, teman yang duduk di bangku sebelahnya, Liza, yang menjadi korban hoby yang menjijikkan itu.
Apakah anda tau apa sebenarnya hoby tersebut? Nah, hoby dara manis yang satu ini adalah : bertanya pada kawan yang ada di dekatnya seperti ini : ”Ada taik idong e? Cobak qe lyat-lyat dulu!” (Sambil menunjuk-nunjuk hidungnya.).
Wah-wah-Waaah, ini adalah hal yang tak patut di contoh atau di tiru, para pembaca! Ini adalah hal yang dapat membuat orang sedikit mual.
Nah, sekian dulu tulisan mengenai Feby..

Terima kasih.

Awalnya.... mari kenalan!!!!

Ehmm… Aku (Liza) buat file ni, Cuma buat iseng aja kok!!!! So, gag penting gituuu…
Nah, Aku pertama kali kepikiran untuk tulis ebawt kita-kita di VII-1 karna iseng aja kok. Tapi, akhirnya diminati banyak kawan-kawan..
Di sini, aku Cuma mau certain about my friends. Eittsss,, jangan gr ya, kalo di antara kalian ada yang aku certain di file ini..
Tokoh pilihan di file ku ni ( CIeeee… syapa tuuh???) Feby… Eh, jangan gr ya bi!!! Jujur, aku tertarik kali ma tu anak! Dia lucu, trOzzz rada aneh gitu lah!! Mana anaknya suka centil lagi… pokoknya, dijamin lah, Feby tuh enak dijadiin pRenD!!!
Ntah kapan aku pertama kali kenal ma dya!!! Gag ingat. Yang pasti, skarang kita udah dekat, dekat, dekat, sangat, sangat, sangat!!! Aku suka ma Feby, karna dia rada-rada aneh gitu lah. Bukan rada sih, sangat malahan ( Sory ya Bi!!!)

Troz kemaren tu, waktu aku pertama kali naek labi-labi (Eh, jangan di ketawain ya!!) Aku di temenin ma Feby, Kevin, Risky, Fathin, anD qasthari ( Eheemmm!!).
Eitzz, jangan mikir macem-macem waktu baca Ehemm ya.. Liza tu, gag da perasaan dikit pun ma dYa... Syapa yang udah pernah lyat Qasthari?? Hmm… jangan mikir macem-macem tentang dia! Soalnya, di rada aneh gitu.. suka marah marah kadang kadang, sombong pas fisika kadang kadang, en gitu lah... eittzzz, tapi pinter tau!!! Eh sekedar inpormasi ya, Liza udah 2 kali ditembak dengan pistol aernya Qasthari, tapi yaaah namanya jugag pistol aer, jadi Lizanya kagag ngerasa sedikitpun ditembak ma dya, jadinya yaaah... kagag diterima... (Yang tabah ya ri...)
Ada Rizky yang ehem, lumayan cakep laah... dya jago ngeblog. Truz, cocok jadi cover boy. Tapi, dya gag mau, padahal dah aku ajak beribu kali!!!!
Trozz, ada Fira yang nggg.. alim laah.. Fira tuh, teman aku sejak sd kelas 2. dah jadul kan??!! Fira tu maniak agama, hebat kan kawan aku yg satu ni?? Dia pinter lho!! Fira tuh, suka baca buku-buku agama gitu. Yang ngebahas about jilbab, nikah, zakat, aurat, n gitu-gitu lah… patut di contoh nih anak!!
Truuwwzz, ada karina. Dia kawan dekat aku sejak sd lho!!! Orangnya pinter, yah sama lah dengan aku!! ( eh, narsis lagi!!) . o, ya dYa tuh pinter sempoa, matematika, pokokknya dia tuh jago masalah itung-itung lah. Kayaknya tu anak bakalan jualan waktu gede.(kasih aku gratis ya kar!!). Si karina tu kawan aku sejak kelas 3. Sebelomnya kita beda kelas.
O,ya ada Dara yang akhir-akhir ni lebih dekat ma aku. Dara tu punya adek yang suangaaaat garaaang!!!! Kalo jempOt dara skul pasti teriak gini : “Woooooooyyy kaaak!!! Ayaaah, Tu Diaaaaaaa!!!!!! Kakaaaaaaaaaaaaakkkkkk!!!!!!!!!!””” waaawww!!!!! Garang kan??? Huaaaa!!! Mengerikan tuh adek!!!
Ada alya yang manis nd rada gendutan, yang katanya sih mirip luna maya (Cuma katanya ya!!! Gak asli!!). Orangnya lucu nd lumayan pinter lah!!!! Tau gag cita-citanya Alya apa?? (Jangan diketawain ya!!!!), cita-cita dya tuh jadi PENYANYI, and ARTIS (aku doain bisa tercapai lah Alya ya!!! Telpon aku kalo lagi manggung!) O, ya kawanan sama alya enak lho!!! (Ayo coba!! Dapatkan di toko kaus kai terdekat! Hehe...)
Trooz, ada icut yang sering di ejek TJUT!! Anaknya manis lah ( sama lah kayak aku, wua narsis!!). Dia sukak narsisi poto poto, en sukak lebay ndiri. Icut tu kawan dekatnya alya. Mereka ber2 sangat-sangat-sangat cocok!!!
Abez tu, ada mira yang rada-rada mirip bule gitu, padahal padang asli lho!!! Dya tuh sangat-sangat-sangat kreatif, sampe sampe aku jadi gag pd punya jabatan seksi keindahan.( hehehe). O,ya sekarang mira udah makek behel.
Ada fathin yang ceriwis-wis-wis. Dya sering berantem sama qasthari. Tapi aku selalu belain fathin kok! Amit amit dah belain si qasthari! Kagag modal!!! (Tapi, kadang kadang belain qasthari jugag, sst!! Jangan ribot!!)
Ada Kevin yang udah makek behel. Anaknya cakep en sukak nyiptain trik-trik sulap. Calon de mazter nih anak. Kevin tu sangat-sangat seniman. Pinter gambar!! Truzz, anknya akrab ma kami-kami, sama ma Qiqi, kawan ku yang cakep itu!! (Cee, cwuit,cwit!!!)
Truzzz!!!(yang udah kita tunggu-tunggu dari tadi!) Jeng-jeng(Ala aldo) NABIIIIIIIIIIILLLLLLLL!!!!
Dya tu orangnya 100% lucu, nd yah, lumayan cakep lah. Lugunya gag tanggung-tanggung, n suaranya gitu!! Mirip donal bebek! (hehe, sory nabil!!)
Ada Aldo, yang pinter, nd lumayan cakep. Dia anaknya pinter ngomng ma guru. Salut!! Tapi, anknya tuh rada sombong!! Jadi malezzz.....
Nah, kali ini kita agak sedikit bergosip yaah!!! (Sory yang digosipin!! Nd sori fir, aku udah bergosip). Dengar-dengar, ada seorang warga kelas yang mentaksirkan Aldo. Bukan mentaksir yang di pelajaran mtk itu! Taw kan maksud nya apa???
Ada Syifa en Yulia yang selalu ber2... 2 Sejoli yang amat sangat cocok ni mreka. 2-2nya imut imut kayak marmut.
Nah, ada lagi ilham yang hikzzz, hikzzz,, udah pindah ke yogya!!!! Huaa!!!!! (ilham, jangan lupakan kami disiniiii!!) dya kawan yang baek, nd lumayan peduli ma kawan. Kok dia sih yang pindah!!!
Trooz, ada isfan yang jijik sekali aku lihat dia!!!! Ngomongnya itu lho!!! Kasar!!!!! Biasalah orang batakkkkkk!!! Kau kau gitu!!! Mana suka bilang A****G lagi!!! Bicara belagak preman! Kau ini isfan, suka sekali ganggu teman-teman kau (dibaca dengan logat batak yang medhok)!!!! Isfan ini, pindahan dari al-azhar medan. Jijik kali aku liat dia, preman sekali itu anak! (bilangnya dengan logat batak yang medhok lagi.) Ngomong udah macam preman saja lah kau itu, bentak-bentak orang saja! Macam lah kau yang punya kuasa disini! Alah kau fan! Ada-ada saja kau!!!! (semua kata-kata dibaca dengan logat batak yang medhok!! Awas kau kalau tak kau baca begitu!! (yaelah, sok preman aku!) )
Ada Bayu yang punya poni kiting ala superman. What?? Iya lho, ni anak poninya kiwil-kiwil kayak superman. Persis! Satu biji ngejuntai ke bawah, truz kiting lagi! Keren juga lho! Langka! Dya ni rada-rada pendiam, tapi Cuma rada ya....
Nah, ada rahmat yang punya penyakit sesak napas. Kasian kan? Dya sering lari-lari ke kelas ngambil inhalernya di tas, trus di hirupnya dalam-dalam. Katanya sih, abiztu sembuh lagi. Prihatin aku.... moga cepat sembuh ya!!!
Ada khairil yang imut-imut, kecil-kecil, item-item. Nih anak cocok kali ma Feby! Tapi sayang, Febynya kagag maw.. (Bi, ku tunggu undangan kalian ber2! Rendang jangan lupa masak!)
Ada lagi nisa yang tinggi-tinggi manis-manis... gag banyak yg bisa diceritain dari dya, aku gag terlalu dekat ma dya (Tapi, sekarang udah dekat lahh).
Ada Riska yang agak gak sopan nd kasar ngomongnya. Dya anak pak Abri guru mtk. Diantara semua anak VII-I, Dialah yang paling gag dekat ma kita-kita. Asik ngejait\nyulam ndiri..
Tros, ada adawiya nd dwi yang selalu sama-sama waktu awal-awal masuk spensa. Sehati kali lah!!! Tyada hari tanpa ber2!!! Berdua dengan mu... pasti lebih baik... aku yakin itu.... (Lagu acha itu lho!!)
Ada ina yang pendiam nd punya suara kecil ala semut, sama ma kawan-kawannya yang laen, Ayu Nd Eliza... mereka beertiga kalow ngomong keciiiilll kali... kayak bisik-bisik gitu lah!!! Ntah memang swara mereka rada kecil, atou kuping ku yang rada telmi ntah lah.....
Aku sendiri punya nama Liza. Maulidza Akhir. Karna aku memang anak terakhir. Aku pakek kacamata, khas anak-anak pinteR (Ciyeee...)
Aku cinta Vii-i karna disitulah semuanya bermula. Bahkan cita-cita ku juga bermula dari situ. Cita-citaku yang pingin jadi penulis.