Jumat, 11 Maret 2011 | By: Maulidza Akhir

Part 5 Absen Hilang Semua Perang (the end)

Ini dia, bagian terakhir dari "Absen Hilang Semua Perang". Aaaah akhirnya selesai juga ya.



23. Thursina Zaldi
Lihat? Dia Narsis sekali, kita tak bisa melarangnya~

Thursina adalah tipikal wanita pendiam. Dia tidak suka heboh. Ina, begitulah panggilannya yang lebih singkat sangat suka foto narsis. Itu bisa dilihat dari walpeper handphonenya yang terus gonta-ganti. Begitu pula dengan foto profil facebooknya, juga suka gonta-ganti. Namun walaupun narsis, Ina tetap saja mejadi wanita yang pendiam. Ah dasar Ina.


24. Ayu Rauzatun Ulfa
Ayu, selalu siap menghadapi pak sudirwan.

Sesungguhnya Ayu adalah perempuan lucu. Namun dia suka malu-malu. Wajahnya sering lesu namun tetap saja tampak lucu. Guru matematika sangat menyukai Ayu, karena itu Ayu sering digoda. Ayu yang akhir-akhir ini punya sebutan baru yaitu "BRO" kadang suka nekat. Entah itu maju dan mengerjakan soal matematika di papan tulis, atau hal-hal extrim lainnya.


25. Eliza Rahmi
Rahmi menunjukkan giginya.

Eliza adalah Rami dan Rahmi adalah Eliza. Anda bisa memanggil dia dengan nama apa saja. Rahmi adalah perempuan manis yang suka digoda oleh teman-teman perempuan lainnya. Sikapnya yang seperti perempuan desa selalu mengundang kejailan teman-teman perempuannya. Namun walaupun begitu, Rahmi selalu tabah dan menanggapinya dengan sanyuman manis sambil malu-malu. Rahmi teman sebangku Riska.  




26. Mirzan Ramadhan
Mirzan yang mirip sama bapak PPL olahraga.
 
Sebetulnya, dia ini anak pindahan dari Medan. Datang ke kelas 9.1 sejak kelas 7 semester tengah. Pertama kali menginjak kelas 9.1, dia di anggap sangat keren oleh para anak perempuan. Namun setelah itu? Aaah ternyata biasa saja. Mirzan sebagai lelaki kulit putih yang sedikit brutal sering dianggap playboy. Namun Mirzan sebetulnya adalah lelaki yang baik hati dan setia. Teman dekatnya adalah Bayu. Dan saat ini, Mirzan menjabat sebagai wakil ketua kelas 9.1.